Untuk Rekan Semua Diberitahukan Untuk Kenyamanan anda semua bahwa “WEDAIS WARUNG WEDHANGAN “akan segera pindah ke alamat baru di Jl. Serayu Timur Gang I, dengan tempat dan fasilitas yang lebih presentatif….. Surving Internet dengan asilitas Free Hot Spot, Warnet, dan tempat cangkruan yang nyaman
CAPE TOWN, Perancis bermain cukup solid dan dominan saat melawan Uruguay pada babak pertama partai penyisihan Grup A Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, di Stadion Green Point, Jumat (11/6/2010). Sayang, itu tak membuahkan apa pun selain skor imbang 0-0, sampai peluit turun minum berbunyi.
Perancis mengawali pertandingan dengan tempo lambat. Mengandalkan penguasaan bola, mereka menjajaki kekuatan pertahanan lawan. Permainan tak berubah, sampai mereka menciptakan gebrakan melalui Franck Ribery pada menit keenam.
Saat itu, Ribery berhasil menembus pertahanan Uruguay di sektor kanan dan melepaskan umpan silang. Sidney Govou berhasil menyontek bola. Sayang, bola malah melesat ke sisi kiri gawang Fernando Muslera.
Tak mau kehilangan momen, Perancis mempertahankan tensi serangnnya dan hingga menit ke-15, berhasil melepaskan tiga tembakan, tanpa sekalipun mengarah tepat ke sasaran.
Di tengah tekanan itu, uruguay menggeliat dengan sebuah serangan cepat yang nyaris membuahkan gol dari kaki Diego Forlan. Menguasai bola di kotak penalti perancis, ia menggocek bola sebelum melepaskan tembakan ke sudut kanan atas gawang, yang sayangnya terblok oleh Hugo Lloris.
Ancaman itu membuat Perancis menurunkan tempo dan memainkan penguasaan bola untuk meredam arus serangan lawan. Meski tak mudah, mereka cukup mampu menguasai keadaan.
Tak mau terpancing, Uruguay meningkatkan kedisiplinan. Permainan musuh membuat Perancis kesulitan menciptakan celah serangan. Mereka pun berusaha menciptakan peluang melalui kesempatan tendangan bebas dan jarak jauh.
Pada menit ke-18, misalnya, Yoan Gourcuff dipercaya mengeksekusi tendangan bebas di sektor kanan pertahanan Uruguay. Ia melepaskan tendangan keras yang menyasar sudut kanan atas gawang Uruguay. Sedikit lagi bola menembus jala, Muslera berhasil menepisnya.
Tiga menit berselang, Perancis kembali membuka peluang gol, melalui Gourcuff. Menguasai bola di luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan akurat ke tengah gawang Uruguay. Lagi-lagi, Muslera berhasil mengeblok bola.
Tekanan-tekanan Perancis membuat uruguay semakin menurunkan agresivitasnya. Meski kemudian berhasil mengurangi tekanan musuh, mereka juga semakin kesulitan menciptakan serangan karena koordinasi permainan lebih cenderung ke belakang. Skor 0-0 pun bertahan sampai akhir babak pertama.
Selama 45 menit pertama, Perancis menguasai bola sebanyak 51 persen dan melepaskan tiga tembakan tepat ke gawang dari delapan usaha. Sementara itu, Uruguay menciptakan satu tembakan akurat dari dua kali percobaan.
Susunan pemain:
Uruguay: Muslera; Victorino, Lugano, Godin, A Pereira; Perez, Arevalo,M Pereira, Gonzalez; Forlan, Suarez
Perancis: Lloris; Sagna, Gallas, Abidal, Evra; Toulalan, Gourcuff, Diaby; Govou, Ribery, Anelka
Tuan rumah gagal memetik kemenangan saat melawan Mexico tadi malam. Bertanding dihadapan 90 ribu penonton afrika selatan unggul lebih dahulu lewat Siphiwe Tshabalala pada menit 55, dan dimenit 79 Rafael Marques lolos dari jebakan obside dengan tendangan kaki kananya mapu menjebol gawang Afsel mengubah kedudukan 1 – 1. kedudukan ini sampai akhir pertandingan.
Pda pertandingan tadi malam ada dua sosok menggila yaitu dari Mexico Geovani Dos Santos pemain mungil ini beberapa kali membuat pertahanan Afsel kalang kabut. tapi penampilan apik kiper Khune menggagalkan peluang mexico. dan yang kedua adalah kiper Khune, kiper Afsel ini penampilanya nyaris sempurna, mampu menghalau serangan dari mexico.
Setelah bermain cepat di 45 menit pertama, kedua tim justru menurunkan tempo di babak kedua. Ini memancing Meksiko untuk menerobos ke barisan belakang tuan rumah.
Afsel memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang balik. Berawal dari umpan panjang Kagisho Dikgacoi, Tshabalala membawa bola sendirian di sayap kiri. Setelah masuk kotak penalti lawan, gelandang serang itu melepas tembakan kaki kiri ke pojok kanan gawang Oscar Perez.
Permainan langsung memanas seusai gol itu. Tak lama berselang, Giovani Dos Santos kembali mengancam gawang Itumeleng Khune. Khune kembali membuat penyelamatan gemilang. Gerakan terbangnya berhasil mengusir bola di kiri gawang.
Afsel kembali mendapat kesempatan emas di menit ke-72. Teko Modise merangsek ke kotak terlarang dan tinggal berhadapan dengan Perez. Kali ini Perez lebih jago menangkis bola.
Kondisi ini memaksa Pelatih Meksiko Javier Aguirre untuk memasukkan tiga pemainnya demi meningkatkan serangan. Gelandang senior Cuauhtemoc Blanco masuk menggantikan Vela, sedangkan Andres Guardado mengisi tempat Paul Aguilar.
Berkat umpan Guardado, Rafael Marquez berhasil menyamakan skor di menit ke-79. Marquez yang tadinya diragukan tampil akibat cedera dapat lepas dari jebakan offside di sayap kiri pertahanan “Bafana Bafana”.
Jelang laga berakhir, Afsel hampir menambah gol. Dasar apes, sepakan Katlego Mphela mengenai tiang kiri gawang Perez. Skor imbang menutup laga pembuka ini.
Susunan pemain:
Afsel: Khune; Gaxa, Mokoena, Khumalo, Thwala (Masilela 46); Letsholoyane, Dikgacoi; Modise, Tshabalala, Pienaar (Parker 83); Mphela.
Meksiko: Perez; Aguilar (Guardado 55), Osorio, Rodriguez, Salcido; Juarez, Marquez, Torrado; Dos Santos, Vela (Blanco 69); Franco (Hernandez 73).
Selasa, 8/6/2010 | 17:27 WIB AMSTERDAM, KOMPAS.com — Winger Belanda, Arjen Robben, berharap agar cedera hamstring yang dia alami dapat segera sembuh. Ia percaya, peluangnya untuk tampil dalam Piala Dunia 2010 Afrika Selatan bersama “Tim Oranye” belum tertutup. Robben mengalami cedera saat membantu Belanda menekuk Hongaria 6-1, Sabtu (5/6/2010). Ia terkapar dan langsung ditarik keluar Pelatih Belanda, Bert van Marwijk. Hingga kini, Robben masih mengikuti terapi bersama dokter spesialis, Dick van Toorn. “Mustahil untuk mengatakan bahwa aku akan kembali bermain dalam waktu empat hari atau seminggu ke depan. Bersama Van Toorn, aku hanya menjalani terapi ringan. Namun, kami akan melakukan apa pun agar aku bisa segera fit,” kata Robben. “Aku sangat berharap untuk segera sembuh. Sekarang kita akan lihat seberapa cepat proses penyembuhannya. Pada 2008, Van Toorn mampu membantuku fit dalam waktu cepat,” lanjutnya. Pemain Bayern Muenchen itu juga mengaku bersyukur karena Van Marwijk tidak mencoretnya dari daftar skuad Belanda ke Piala Dunia. “Aku sangat bahagia karena dia memberikanku waktu untuk sembuh,” ungkapnya. Sementara itu, Van Moort yang menangani cedera Robben percaya bahwa mantan pemain Chelsea itu akan bermain pada Piala Dunia mendatang. “Dengan sedikit keberuntungan, saya pikir kesembuhannya itu masih mungkin,” kata Van Moort.
ITALIA,Valentino Rossi sukses menjalani operasi kedua, Senin (7/6/2010) pada bagian tulang kering kaki kanannya akibat terjatuh saat latihan bebas (Sabtu, 5/6/2010) dalam MotoGP Italia. Akibat musibah itu, The Doctor harus istirahat, minimal dua bulan atau minimal basen dalam 4 seri balapan. Sebelumnya, Minggu (6/6/2010), peraih gelar mahkota tujuh kali di kelas premier itu sudah menjalani bedah operasi. Tapi, untuk yang kedua dilakukan oleh Roberto Buzzi, kepala Trauma di CTO (Centro Traumatologio Ortopedico) Careggi di Florence. Buzzi mengatakan, semua operasi berjalan sesuai rencana. “Rossi menjalani operasi kecil untuk menutupi lukanya, yang sekarang sudah bagus,” papar Dr. Buzzi yang pernyataannya di keluarkan oleh kubu Yamaha. “Kami menutup bagian yang dioperasi dengan 15 jahitan dan semua tim medis menyatakan positif. Kami membius Rossi tapi tidak untuk masa yang lama dan ketika sadar kondisinya baik.”
MUGELLO, Akhirnya Honda berhasil memetik kemenangan pertamanya di musim balapan MotoGP 2010. Dani Pedrosa berhasil memenangkan MotoGP Italia, Minggu (6/6/2010) dan sekaligus melonjakkan posisinya berada di urutan kedua teratas dengan 65 angka.
Pebalap Spanyol itu menguasai jalannya lomba selama 23 lap tanpa mendapat perlawanan dari pebalap Yamaha Jorge Lorenzo. Tanpa keikutsertaan Valentino Rossi yang mengalami kecelakaan saat latihan bebas, sabtu pagi, Pedrosa begitu percaya diri.
Performa mesin Honda RC212V sangat kencang di sirkuit Mugello berjarak 5,245 km ini. Dengan menggunakan ban kompon lunak, ia terus melesat dan merenggangkan jarak dengan Lorenzo sampai sekitar 7 detik. Ia boleh bangga karena memenangkan lomba dengan total waktu 42 menit 28,066 detik di rumah Valentino Rossi.
Sementara pebalap Yamaha Jorge Lorenzo harus puas finish kedua. Pebalap Spanyol ini mampu mengatasi tekanan dari pebalap tuan rumah Andrea Dovizioso (Honda). Dengan finish kedua ini, ia tetap memimpin peringkat teratas sementara dengan 90 angka, meski tak dapat mengemban tugas untuk memenangkan balapan.
Casey Stoner harus rela tidak naik podium. Cedera akibat terjatuh saat latihan bebas (Jumat) membuat pebalap tim Ducati itu tak bisa tampil maksimal. Meski ia bertarung ketat dengan pebalap tuan rumah Marco Melandri dan Rendy De Puniet. Sempat melorot keenam, akhirnya pebalap Australia itu di lap terakhir dapat mengatasi kedua lawannya dan finish keempat.
Jalannya lomba
Saat start
ani Pedrosa melakukan start sempurna, diikuti Jorge Lorenzo. Stoner yang menduduki urutan ketiga, belum setengah lap disabet Andrea Dovizioso dan Ben Spies.
Pada lap 2: Performa dua Honda RC212V sangat luar biasa. Gaya Ben Spies menikung masih seperti di superbike yang suka melebar masuk tikungan, sehingga posisinya dbegitu gampang disalip Stoner, Hayden dan Melandri.
Pada lap 3 : Dovi berhasil melibas Lorenzo di trek lurus saat masuk tikungan pertama.
Pada lap 5: Pedrosa meninggalkan rekan setimnya 2 detik lebih. Lorenzo berhasil kembali kedua. Pedrosa yang menggunakan ban kompon lunak roda depan, begitu melaju. Nasib apes dialami Hayden yang terjatuh
Pada lap 7 : Luar biasa Pedrosa meninggalkan Lorenzo 4 detik. Pebalap Italia Melandri berhasil menyalip Stoner dan berada di posisi kelima.
Pada lap 9 : Stoner dapat merebut posisi keempatnya dari Melandri. Mereka bersaing ketat bertiga dengan de Puniet.
Pada lap 12 : Stoner terlalu melebar di tikungan, sehingga Melandri dan de Puniet begitu mudah melewatinya. Penonton mendukung Melendri agar bisa naik podium. Sementara Pedrosa semakin menjauh dari Lorenzo berjarak 7,678 detik.
Pada lap 17 : De Puniet dan Melandri saling bergantian menduduki posisi keempat, sementara Stoner terus membayang.
Pada lap 22 : Stoner berhasil menyalip de Puniet dan Melandri di salah satu tikungan.
Hasil lomba
1.Dani Pedrosa Honda HRC 42:28.066
2.Jorge Lorenzo Yamaha Factory +04.014
3.Andrea Dovizioso Honda HRC +06.196
4.Casey Stoner Ducati MotoGP +25.703
5.Marco Melandri Honda Gresini +25.735
6.Randy de Puniet Honda LCR +25.965
7.Ben Spies Yamaha Tech 3 +28.806
8.Aleix Espargaro Ducati Pramac +40.172
9.Marco Simoncelli Honda Gresini +41.394
10.Loris Capirossi Suzuki MotoGP +42.107
11.Hiroshi Aoyama Honda Interwetten +43.095
12.Hector Barbera Ducati Aspar +43.363
13.Colin Edwards Yamaha Tech 3 +01:14.393
14.Alvaro Bautista Suzuki MotoGP +01:24.389
15.Mika Kallio Ducati Pramac DNF
16.Nicky Hayden Ducati MotoGP +06.0
Peringkat sementara
1.Jorge Lorenzo 90
2.Dani Pedrosa 65
3.Valentino Rossi 61
4.Andrea Dovizioso 58
5.Nicky Hayden 39
6.Randy de Puniet 36
7.Marco Melandri 32
8.Casey Stoner 24
9.Marco Simoncelli 23
10.Ben Spies 20
11.Colin Edwards 19
12.Hector Barbera 19
13.Hiroshi Aoyama 18
14.Aleix Espargaro 16
15.Loris Capirossi 13
16.Mika Kallio 12
17.Alvaro Bautista 8
Informasi Untutk Para Bola Mania
![]() |
Cara Membuat Network Planning Diagram
//
MODUL PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PROYEK
PERENCANAAN WAKTU
Pengertian dan Tujuan
Perencanaan waktu merupakan bagian yang sangat penting dalam proses penyelesaian
suatu proyek. Rencana kerja (“time Schedule”) adalah merupakan pembagian waktu secara rinci dari masing-masing kegiatan/jenis pekerjaan pada suatu proyek konstruksi, mulai dari pekerjaan awal sampai pekerjaan akhir (“Finishing”).
Pada rencana kerja akan tampak bahwa:
a) Uraian pekerjaan secara rinci,
b) Waktu mulai dan waktu akhir dari masing-masing kegiatan tersebut serta lama waktunya.
c) Hubungan antara masing-masing kegiatan/ jenis pekerjaan dengan waktu (lamanya, waktu mulai dan waktu akhir).
Tujuan dan manfaat pembuatan rencana kerja secara umum adalah untuk:
a) mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu bagian dari proyek atau proyek secara menyeluruh,
b) mengetahui hubungan antara pekerjaan satu dengan pekerjaan lain,
c) penyediaan dana /keuangan,
d) sebagai alat dalam pelaksanaan,
e) sebagai alat koordinasi dari pimpinan,
f) pengukuran, penilaian, dan evaluasi,
g) pengendalian waktu penyelesaian,
h) penyediaan tenaga kerja, alat, dan material.
4.2 Data yang dibutuhkan dan langkah-langkah pembuatan rencana kerja
Secara garis besar data-data yang diperlukan guna menunjang pembuatan rencana kerja adalah sebagai berikut:
1. Data tenaga kerja (“labor”)
Data ini diperlukan karena sangat berpengaruh terhadap prestasi produk pekerjaan yang
berkaitan dengan masalah besaran dan harga satuan pekerjaan. Data ini berkaitan dengan
jumlah (kuantitas) dan keahlian (kualitas) untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
2. Data peralatan
Prestasi atau volume besaran pekerjaan sangat dipengaruhi dan berkaitan erat dengan
peralatan. Hasil suatu pekerjaan/prestasi dipengaruhi oleh alat dan tenaga.
3. Data tidak jelas
(transportasi) dan harga yang akan berpengaruh terhadap waktu dan harga satuan.
4. Gambar rencana dan bestek
Gambar rencana dan bestek berpengaruh dalam perhitungan besaran pekerjaan, harga
satuan, jumlah harga, dan waktu penyelesaian suatu pekerjaan.
5. Data keterkaitan dan hubungan antara satu dengan pekerjaan lain diperoleh dari lapangan dan pengalaman.
Langkah-langkah dalam pembuatan rencana kerja adalah sebagai berikut:
1) Menyediakan dan mempelajari data-data yang berpengaruh terhadap rencana kerja,
2) Menentukan hubungan keterkaitan atau ketergantungan antar pekerjaan (pekerjaan yang mendahului, sesudahnya atau pekerjaan yang bebas).
3) Hitung besaran pekerjaan, harga satuan dan jumlah harga tiap pekerjaan.
4) Menentukan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Waktu
dipengaruhi oleh sifat pekerjaan tersebut. (besar/kecil, sulit/tidak), tenaga, alat, material,
metoda kerja, dsb.
5) Gambaran dalam bentuk tabel/diagram hubungan antara item pekerjaan dan jangka waktu penyelesaian serta volume/bobot dari pekerjaan untku semua pekerjaan yang ada.
6) Dengan demikian rencana kerja sudah dapat dibuat dan waktu penyelesaikan proyek sudah dihitung/ditentukan.
Untuk jelasnya dapat dilihat contoh rencana kerja dengan BAR CHART yang dilengkapi
dengan kurva s. Daftar rekapitulasi anggaran biaya.
Jumlah nominal adalah anggaran biaya yang dibayarkan kepada kontraktor tidak termasuk jasa pembohong, pajak, pengelola proyek, jasa supervisi dan jasa konsultan perencana.
Jumlah Rp. 100.000.000.00 adalah harga nominal proyek tersebut.
Nilai bobot (%) tiap jenis pekerjaan adalah hasil bagi harga pekerjaan tersebut dengan harga nominal. Sebagai Nilai bobot Rp. Dari pekerjaan A adalah Rp. 14.000.000,00
Nilai bobot (%) masing-masing pekerjaan dengan jumlah satuan waktu (hari minggu bulan) untuk mengerjakan (pekerjaan tersebut) sehingga didapat bobot (%) tiap satuan waktu.
Sebagai contoh:
Pekerjaan A = 14%
Waktu pelaksanaan 7 minggu, maka nilai bobot
Satu minggu = 14/7=2%
Waktu pelaksanaan 7 minggu dapat dianalisis dengan jumlah besaran pekerjaan, peralatan, tenaga, bahan yang tersedia serta metoda yang dipakai.
4.3 Jenis-jenis Rencana Kerja
Rencana kerja (time schedule) yang dikenal atau sering digunakan dalam proyek
konstruksi ada beberapa jenis. Penggunaan jenis rencana kerja untuk proyek konstruksi
tergantung dari jenis dan sifat proyek bangunan konstruksi yang dilaksanakan.
Untuk menggambarkan jaringan kerja atau diagram balok secara lengkap maka
diperlukan analisis ketergantungan antara aktivitas-aktivitas tersebut. Ada beberapa alasan yang menyebabkan sifat ketergantungan antara dua aktivitas.
1. Ketergantungan atas dasar logika
Secara logika hubungan antara kedua kegiatan memang harus terjadi. Misalnya, pondasi
batu kali boleh dipasang, bila galian sudah dilaksanakan. Jadi secara logika mulainya
pemasangan pondasi tergantung pada pekerjaan galian.
2. Ketergantungan atas pertimbangan sumber daya (alat)
Ketergantungan antara dua aktivitas akan terjadi karena metoda pelaksanaan, yaitu dengan membagi aktvitas tersebut menjadi beberapa tahap. Aktivitas berikutnya dilaksanakan tidak harus menunggu aktivitas sebelumnya selesai seluruhnya. Misalnya: pemasangan pondasi batu kali dapat dikerjakan jika galian tahap I sudah selesai.
Ada beberapa macam rencana kerja yang dikenal, diantaranya:
1. diagram balok/batang (“bar/gant chart”)
2. diagram keseimbangan (“line balance diagram”)
3. diagram jaringan kerja (“network diagram”)
Untuk memilih rencana kerja yang tepat untuk pekerjaan suatu proyek dibutuhkan suatu
teknik seperti gambar 7.1.
4.3.1 Diagram Balok
Diagram balok merupakan rencana kerja yang paling sederhana dan sering digunakan
pada proyek yang tidak terlalu rumit serta mudah dibuat dan dipahami.
Bentuk rencana kerja ini terdiri dari jenis pekerjaan dalam bentuk alur vertikal dan arah
horisontal menunjukkan jangka waktu yang dibutuhkan oleh tiap pekerjaan yaitu waktu
mulai dan waktu akhir dengan menggunakan diagram balok.
Diagram tersebut dapat dilihat pada gambar 7.2
Dalam pelaksanaan, rencana kerja dari diagram balok biasanya dilengkapi dengan bobot
tiap pekerjaan yang dibagi dengan anggaran nominal seluruh pekerjaan proyek tersebut.
Prosentase dari masing-masing pekerjaan dan dilengkapi dengan prosentase kumulatif
dari rencana kerja. Pengembangan dari diagram balok ini dinamakan kurva S (S curve),
yaitu diagram yang menunjukkan hubungan antara bobot kumulatif pekerjaan yang
dicapai (%) terhadap waktu.
Dari kurva S dapat diketahui % pekerjaan yang harus dicapai pada waktu tertentu.
Untuk menentukan bobot tiap pekerjaan maka harus dihitung dulu volume pekerjaan
dan biayanya serta biaya nominal dari seluruh pekerjaan tersebut.
4.3.2 Diagram Keseimbangan Garis (Line Balance Diagram)
Rencana kerja ini disusun dengan menggunakan keseimbangan garis-garis yang
menunjukkan hubungan antara lokasi pekerjaan dengan waktu dari tiap-tiap pekerjaan.
Ordinatnya menunjukkan lokasi dari proyek (sta, rumah ke …., lantai ke, ….., dsb.) dan
absisnya menunjukkan waktu yang dibutuhkan dan garisnya adalah garis pekerjaanya.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 7.4
Dengan diagram ini dapat ditunjukkan lokasi dari tiap pekerjaan dan waktu yang
dibutuhkan untuk masing-masing lokasi dan pekerjaan.
Rencana kerja ini biasa digunakan untuk proyek jalan raya, perumahan, (real estate),
gedung bertingkat, tipikal dsb.
Metoda diagram keseimbangan garis menggambarkan hubungan antara waktu pada
sumbu mendatar terhadap lokasi pada sumbu tegak dimana
……………………………….. level jadwal kerja yang diinginkan. Sedangkan yang
dimaksud dengan lokasi adalah ukuran produksi yang tergantung dari tipe proyeknya,
yaitu seperti:
a. Tingkat pada bangunan tinggi,
b. Stasiun pada proyek jalan, pemasangan kabel, pipa air,
c. Rumah pada real-estate
Gambar 7.4 memperlihatkan garis miring adalah aktivitas atau kegiatan (i). Sedangkan
sudut kemiringan menunjukkan tingkat produksi terhadap waktu (ri). Secara umum
dapat dirumuskan sebagai = rij yaitu produktivitas pada lokasi j, dimana i = 1, 2, 3,
…….n.
j = 1, 2, 3, …….. m.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada metoda ini adalah:
1. Interupsi
2. Restraint
Interupsi adalah peristiwa terjadinya dalam suatu pekerjaan atau proyek tanpa
menghasilkan suatu prestasi pekerjaan/produksi yang disebabkan karena pekerjaan
tersebut tidak dapat dikerjakan (karena perbaikan alat, hari hujan, mogok) sedangkan
pekerjaan tersebut memerlukan waktu yang terbatas. Hal ini dapat diperlihatkan pada
gambar 7.5
Restraint adalah suatu aktivitas yang tergantung pada keterbatasan sumber daya, yang
hanya bisa dimulai apabila aktivitas sebelumnya telah selesai dan kadang-kadang perlu
interupsi untuk mobilisasi peralatan.
4.3.3 Diagram Jaringan Kerja (Network Plotting Diagram)
Rencana kerja ini disusun berdasarkan urutan-urutan kegiatan dari semua
pekerjaan sedemikianrupa sehingga tampak keterkaitan pekerjaan yang satu dengan
pekerjaan lainnya.
Rencana kerja dengan diagram jaringan kerja ini biasanya digunakan pada proyekproyek
besar yang mempunyai aktifitas pekerjaan yang cukup banyak dan cukup rumit.
Diagram jaringan kerja ada 3 macam yang bisa dipakai, yaitu:
1. PERT (Programme Evaluation and Review Technique)
2. CPM (Critical Path Method)
3. PDM ( Predence Diagram Method)
4.3.3.1 PERT
PERT merupakan singkatan dari Programme Evaluation and Review
Technique atau Teknik Penilaian dan Evaluasi Program. Metoda ini merupakan
pengembangan dari metoda Gantt Charts. Teori PERT hampir sama dengan
CPM, namun ada perbedaan yang mendasar, antara kedua teori tersebut.
a) PERT menggunakan kegiatan pada lingkaran atau activity on node
sedangkan CPM kegiatan pada anak panah (activity on arrow)
b) PERT lebih berorientasi pada waktu sedang CPM pada biaya.
Ada 2 konsep yang harus diperhatikan pada PERT
1. Suatu kejadian (event) adalah keadaan yang terjadi pada saat tertentu.
2. Aktivitas adalah pekerjaan yang perlukan untuk menyelesaikan suatu
kejadian.
Suatu kejadian digambarkan dengan bentuk lingkaran dan aktivitas
digambarkan dalam bentuk tanda anak panah yang menghubungkan dua buah
lingkaran.
Kejadian ini diberi nama agar dapat dengan mudah membedakannya. Kejadian
1 menggambarkan titik waktu pekerjaan dimulai, kejadian 2 menunjukkan titik
waktu pekerjaan selesai, lebih jelasnya dapat dilihat pada bagan
kegiatan/aktivitas.
· Waktu yang paling optimis (a)
Waktu yang paling optimis adalah perkiraan waktu yang mempunyai
kemungkinan yang sangat kecil untuk dapat dicapai, prakiraan waktu
untuk menyelesaikan suatu proyek dianggap tanpa kendala.
Waktu ini jarang terjadi, namun waktu yang paling pesimis (b).
· Waktu yang paling pesimis adalah prakiraan waktu yang mempunyai
kemungkinan sangat kecil untuk dilaksanakan. Prakiraan waktu untuk
menyelesaikan suatu proyek jika terjadi banyak kendala, seperti gangguan
cuaca, sehingga harus tetap diperhitungkan.
· Waktu yang paling mungkin (m)
Waktu yang paling mungkin adalah waktu yang berdasarkan analisis
animator yaitu lamanya waktu yang paling sering dibutuhkan untuk
menyelesaikan aktivitas tertentu, jika aktivitas itu dilakukan berulangulang
dalam kondisi yang sama.
7.3.3.2 Metoda Lintasan Kritis
Metoda lintasan kritis ini prinsipnya sama dengan PERT jaringan kerja
dari CPM menggunakan tanda/simbol sebagai berikut:
1. Anak panah (arrow) menyatakan sebuah kegiatan/aktifitas.
Kegiatan aktifitas ini memerlukan durasi (jangka waktu) dengan
penggunaan sumber daya manusia, peralatan biaya. Panjang maupun
kemiringan anak panah tidak mempunyai arti. Jadi tidak perlu dengan
skala. Kepala anak panah menunjukkan arah tiap aktifitas yang dimulai
dari kiri ke arah kanan.
2. Lingkaran kecil (node), yang menyatakan sebuah kejadian atau peristiwa
atau event. Kejadian (event) dapat terjadi pada awal pertemuan atau
pertengahan atau ujung (akhir) dari satu atau beberapa kegiatan.
3. Anak panah terputus-putus atau kegiatan semu (dummy). Dummy
adalah kegiatan semu yang tidak mempunyai durasi karena memang tidak
membutuhkan sumber daya:
Untuk melakukan perhitungan maju dan perhitungan mundur, lingkaran
kecil dibagi atas tiga bagian, yaitu:
Diposkan oleh Mediaku di 03:23
//
//
//
//
(video sex) Luna Maya – Suara KuBerharap (Super HD Video Clip)
Tipper Gore and her husband story
Tipper Gore and her husband former Vice President Al Gore announced Tuesday t……
NewsHun, Free Magazine WordPress Theme
New theme, new wordpress magazine theme that i want to d……
Square mobile payment system goes live on iPhone, iPad, and Android this week (video)
We’ve been intrigued by the Square Payment System s……
Did you know, how old is Bon Jovi?
On the May 12, 2010 American Idol results show the nation learned that Michael Lynche would not be advancing to t……
Karnataka Education Board PUC results 2010 Tomorrow
The Karnataka Education Board will declare the PUC results 2010 K……
Parreira pleased with Soccer City test
South Africa coach Carlos Alberto Parreira said the victory hostile to……
Mexicali Earthquake: 7.2 Quake Shakes Southern California
LOS ANGELES – A strong earthquake south of the U.S.-Mexico border Sunday swayed hig……
Skin Deep Acne : For most acne sufferers, acne behavior means applying topical c……
MacBook refresh includes Mini DisplayPort that pumps out HDMI audio
When it comes to port standardization, Apple marches to t&#……

MUGELLO Nasib apes dialami Valentino Rossi. Ketika sesi latihan resmi terakhir, Sabtu (5/6/2010), pebalap tim Fiat-Yamaha itu terlempar dari motor dan bagian kaki kanannya mengalami cedera cukup serius.
Padahal, saat sesi latihan tinggal 15 menit, “The Doctor” sudah membukukan waktu tercepat ketiga kalinya. Namun, pebalap 31 tahun itu mendadak terguling dari motor di salah satu tikungan dan mendarat dengan sangat tidak mengenakkan.
Kejadian itu membuat tulang kering kaki kanannya patah. Setelah didiagnosis oleh tim medis sirkuit Mugello dengan serius, dengan sangat menyesal penggemar Rossi harus menerima kenyataan kalau jagoan mereka tak bisa tampil.
Dokter sirkuit Mugello mengatakan, pebalap Italia ini langsung diterbangkan ke rumah sakit ketika mengalami kecelakaan dan segera dioperasi. Menurut dokter, Rossi paling sedikit harus istirahat dua bulan.
“Saya tenang, mereka akan melakukan yang terbaik yang dapat dilakukan,” ujar Rossi yang tampil dengan potongan rambut baru.
Sebagai informasi, Rossi diprediksi tidak bisa mengukuti balapan di Belanda, Spanyol, Jerman, dan Amerika.





Membuat Komentar